Langkah Untuk Memulai Bisnis Online
Baca Juga
Langkah untuk Memulai Bisnis Online - Seiring dengan semakin berkembangnya ilmu dan pengetahuan dalam Dunia online/internet, belakangan ini semakin banyak orang yang menginginkan
kegiatannya lebih praktis dan efisien. Kebanyakan orang
menjadikan fasilitas tersebut sebuah peluang besar yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mereka, bahkan tidak sedikit juga
yang mengambil peluang tersebut untuk bisa dijadikan sebagai sumber
penghasilan.
Pada ERA digital saat ini, banyak bermunculan bisnis online, media utama yang digunakan dalam melakukan pemasarannya yaitu menggunakan fasilitas internet atau dengan kata lain melalui dunia maya. Mungkin kurang tepat memang jika kita menyebutnya sebagai bisnis online, lebih tepatnya bisa disebut dengan marketing online. Tetapi, pada umumnya kita sudah menyebut marketing online dengan sebutan bisnis online. Selebihnya bisa disesuaikan saja dengan penilaian dan pendapat masing-masing.
Pada ERA digital saat ini, banyak bermunculan bisnis online, media utama yang digunakan dalam melakukan pemasarannya yaitu menggunakan fasilitas internet atau dengan kata lain melalui dunia maya. Mungkin kurang tepat memang jika kita menyebutnya sebagai bisnis online, lebih tepatnya bisa disebut dengan marketing online. Tetapi, pada umumnya kita sudah menyebut marketing online dengan sebutan bisnis online. Selebihnya bisa disesuaikan saja dengan penilaian dan pendapat masing-masing.
Sebetulnya dalam dunia online, sangat banyak sekali jenis dan cara yang bisa dilakukan untuk bisa kita pilih sebagai sumber penghasilan, menyalurkan hobi, ataupun hanya untuk sekedar menambah kegiatan baik yang bisa menghasikan uang maupun sekedar untuk pengalaman dan pengetahuan saja. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai landasan untuk apa kita terjun ke dunia online :
1. Ads Publisher (Penerbit Iklan)
Yang bisa dilakukan pertama kali adalah sebagai seorang publisher. Karena kebanyakan hampir 90% orang yang baru memasuki dunia bisnis online atau marketing online, mereka menggeluti bidang ini. Model publisher ini memang memanfaatkan website untuk menjadikan tempat iklan ditayangkan.
Ringkasnya, pertama-tama kita membuat website, lalu isi dengan konten-konten yang menarik, agar bisa menjaring banyak pengunjung yang masuk ke website kita. Maka ketika visitor ke website sudah banyak, disitulah peran publisher dimulai, kita bisa membuka kesempatan kepada siapa saja yang ingin mempromosikan produknya di website kita.
2. List Building (Membangun List)
Tipe selanjutnya adalah list building atau membangun list. Dalam membangun list ini bisa dikatakan kita membangun atau mengumpulkan data, data ini sangat diperlulkan jika kita ingin menawarkan suatu produk tertentu. Ada banyak model list building tetapi yang paling populer adalah membangun list email / email subscriber.
Tidak hanya itu, ada banyak model lainnya dalam membangun list ini, seperti halnya membangun list PIN BBM dan nomor HP. Kita bisa memisahkan list-list tersebut berdasarkan jenis kelamin, umur, kota, dll. Kenapa hal ini menjadi penting? Karena, semakin spesifik list yang kita bangun dan semakin banyak jumlah list yang spesifik, maka akan semakin memudahkan kita dalam menawarkan produk yang akan kita jual, apapun jenis produk yang kita akan tawarkan semua akan menjadi lebih terarah karena list yang kita bangun sebelumnya sudah dispesifikan.
Sebagai contoh, kita akan lebih efisien menjual produk perawatan wajah kepada 25 orang perempuan daripada ke 50 orang secara acak. Selain peluang closing yang lebih tinggi, jumlah pengeluaran yang dihabiskan juga bisa lebih sedikit.
3. Affiliate Marketer (Broker)
Yang tidak kalah populer adalah menjadi affiliate. Jenis bisnis ini yaitu dengan menjual produk yang bukan milik kita, biasanya produk yang dijual berupa produk digital. Produk yang kita pasarkan adalah produk digital dengan komisi penjualan yang cukup tinggi, bahkan bisa mencapai 50-70% dari harga jual. Jadi, misalkan harga jual produk $100 kita bisa mendapatkan komisi sebesar $50-$70.
Namun tentu saja tidak mudah juga untuk menjadi affiliate marketer. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah kita harus mempunyai website yang memiliki visitor banyak, memiliki list yang banyak atau menguasai market/network affiliate. Dan affiliate ini juga kurang bisa diandalkan jika untuk dijadikan passive income, karena kita harus selalu menjual produk barulah kita bisa mendapatkan komisi/penghasilan.
4. Membangun Online Shop / Toko Online
Selanjutnya adalah membuat toko online. Hal ini juga sedang menjadi tren tersendiri, banyak pengguna media sosial juga menjadikan online shop sebagai salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan. Dalam membuat toko online kita bisa menjual produk kita sendiri maupun mengambil barang orang lain untuk dijual.
Ada banyak metode yang bisa digunakan untuk membangun online shop, dengan menggunakan media online yang sangat banyak pilihan seperti halnya media sosial (Facebook, Instagram, Twiter dll). Tentunya sebelum menetapkan akan memakai media mana saja yang digunakan, kita juga di tuntut untuk mempelajari dan memahami lebih dalam metode-metodenya.
5. Pay Per Post / Content Writer (Penulis)
Selanjutnya adalah kita menjadi seorang penulis. Ada banyak publisher yang membutuhkan jasa ini. Karena, tentu saja satu orang tidak mungkin menghandle semua kegiatannya sendiri, mengurus website, mengurus SEO, sekaligus menulis artikel untuk konten yang disajikan. Lebih baik membeli artikel dengan kriteria yang telah kita tentukan.
Ada banyak yang menawarkan jasa-jasa ini dengan harga yang bervariasi. Biasanya paling murah adalah Rp.2000/100 kata dan rata-rata diatas Rp.10.000/artikel atau 300-500 kata. Tergantung pada tingkat kredibilitas penjualnya. Semakin berpengalaman dan bagus artikelnya (bagus di mata manusia dan mesin pencarian) maka harga artikel juga semakin tinggi.
6. Paid Membership / Membership Berbayar
Selanjutnya adalah kita membuat membership/langganan berbayar. Ada banyak yang dapat kita tawarkan, misalkan tools/tutorial atau template. Jadi, member harus membayar sejumlah uang tiap bulan/tahun untuk mendapatkan update dari layanan yang kita berikan.
7. Web Flipping / Menjual Web atau Blog
Selanjutnya adalah menjual website kita. Ada banyak situs-situs flipping atau jual beli website. Kita bisa menjual website kita yang sudah berumur dan berearning dengan harga yang tinggi. Rata-rata website yang dijual berharga ribuan dolar atau puluhan juta rupiah.
Jadi, ketika kita punya website yang sudah tidak kita urus atau malas untuk mengurusnya, lebih baik kita jual saja website tersebut. Siapa tahu diluar sana ada yang sedang membutuhkannya.
8. Menawarkan Jasa
Terakhir adalah kita bisa menawarkan jasa. Ada banyak jasa yang dapat kita tawarkan, misalkan jasa SEO, update artikel, dll. Makannya, jika kamu memiliki skill yang mumpuni silahkan tawarkan jasa kamu, apapun jenis kemampuannya. Ada banyak forum yang dapat kamu pakai, salahsatu yang paling populer adalah forum ads.id.
Itulah langkah-langkah dan model bisnis online yang dapat dicoba dan lakukan. Sebaiknya fokus pada 1 model bisnis dulu, ketika satu metode sudah benar-benar faham dan terasa kurang, barulah mencoba metode yang lain, bahkan ekspansi ke model bisnis yang lainnya.
